“Mudah Mencintai”, “Terlambat Mencintai”, dan “Sulit Melupakan”

Seseorang pernah berkata padaku bahwa dia termasuk ke dalam tipe orang yang selalu “mudah mencintai”. Dia selalu mudah untuk tenggelam dalam perasaan suka terhadap orang-orang yang belum tentu memiliki perasaan yang sama terhadapnya. Menyedihkan, bukan? Sebagai contoh adalah saat si A dekat dengan si B dan si A sering membantu si B mengatasi berbagai kesulitan. Si B merasa kedekatannya dengan si A, bersamaan dengan segala macam bantuan yang diberikan si A padanya, adalah sesuatu yang spesial karena berlangsung secara “rutin”. Lambat laun si B pun merasakan sesuatu yang spesial terhadap si A, sedangkan di sisi lain si A belum tentu merasakan perasaan yang sama. Bisa jadi sejak awal si A memang berkarakter terbuka dan suka menolong, dalam arti si A tidak hanya bersikap demikian pada si B seorang. Pada akhirnya, perasaan si B pun bertepuk sebelah tangan. Rumit, kan?

Di sisi lain, seseorang juga pernah berkata padaku bahwa dia termasuk ke dalam tipe orang yang selalu “terlambat mencintai”. Dia selalu terlambat untuk menyadari apa yang sebenarnya dia rasakan terhadap orang-orang yang telah terlebih dahulu memberikan “tanda-tanda” kepadanya. Ini juga menyedihkan, bukan? Sebagai contoh adalah saat si A memberikan kode “ketertarikannya” pada si B, tetapi si B tidak mampu membaca kode itu. Saat si A semakin gigih mencoba menarik perhatian si B, si B tetap saja tidak peka dengan usaha keras si A. Hingga ketika akhirnya si A mengeluarkan jurus pamungkas dengan mengatakan apa yang sebenarnya dia rasakan terhadap si B, si B justru berdalih bahwa si A pasti telah melakukan sebuah kesalahan. Seiring waktu berjalan, si A pun akhirnya menyerah. Sayangnya seiring waktu berjalan itu pula, si B justru baru merasakan apa yang sebenarnya dia rasakan pada si A. Dan itu adalah cinta yang terlambat. Apa yang pernah dirasakan si A sudah telanjur pudar ketika si B justru baru saja merasakan apa yang pernah si A rasakan. Ini juga rumit, kan?

Baca entri selengkapnya »

Sebuah Teguran Manis

Saat itu seperti biasa, pukul lima sore adalah waktu yang paling ditunggu rata-rata pekerja kantoran untuk segera kembali ke rumah. Dua orang gadis berjalan beriringan menuju tempat biasa mereka menunggu angkutan umum tujuan tempat tinggal masing-masing. Saat tengah berjalan, tiba-tiba sebuah truk besar berhenti beberapa meter di depan mereka, dan sukses menghalangi langkah mereka. Jalan besar tempat mereka berjalan adalah jalan satu arah dan mereka tengah berjalan melawan arus kendaraan yang berlalu-lalang. Truk yang berhenti tepat di depan mereka, membuat mereka sempat berpikir bagaimana mereka bisa lewat di tengah lalu lintas yang cukup lengang itu. Lalu lintas lengang tersebut, justru membuat sebagian besar pengendara kurang memperhatikan kecepatannya, sehingga perlu perhatian ekstra untuk berjalan agak ke tengah. Sementara itu, trotoar jalanan di sana juga sudah tidak berfungsi lagi, sehingga mau tidak mau, kedua gadis itu memang harus berjalan agak ke tengah untuk melalui truk tersebut.

Satu di antara gadis itu, merasa ketakutan dan memperlambat langkahnya. Sedangkan gadis yang lain, dengan sombongnya berjalan santai melalui truk itu. Gadis yang ketakutan sedikit berteriak memperingatkan gadis itu supaya hati-hati sambil kemudian malah berdecak kagum atas “keberanian” temannya itu.

Namun, pujian memang seperti bumerang. Dia bisa berbalik menyerangmu ketika kau lengah.

Baca entri selengkapnya »

Suara Emas

Sejak kecil musik sudah menjadi sesuatu yang menyenangkan. Tipe musik atau lagu yang menjadi faforit adalah lagu lembut dengan tempo lambat. Lagu yang akrab disebut dengan lagu slow atau ballad. Ketertarikan pada jenis musik ini, membuat konten lagunya lebih menjadi prioritas daripada siapa penyanyinya. Kerena itulah hampir tidak ada penyanyi faforit yang dielukan. Daripada “Aku suka orang ini”, “Aku suka lagu ini” menjadi lebih layak diakui. Namun, tidak dipungkiri bahwa memang ada penyanyi dengan lagu-lagunya yang menarik, yang akhirnya bisa dikatakan pantas masuk ke daftar penyanyi faforit.

Salah satunya dia. Jika diingat-ingat, sepertinya orang ini mulai masuk ke dalam daftar penyanyi faforit sejak akhir tahun 2012 lalu. Kata orang, rasa suka itu datang dari mata lalu turun ke hati. Oke, sayangnya kata-kata itu untuk kasus ini benar adanya. Secara fisik, orang itu berada di atas rata-rata, lalu seketika di dalam hati, “Baiklah, dia menarik.” Kemudian entah bagaimana baru tersadar jika salah satu lagu dalam playlist ternyata dinyanyikan olehnya. Lagu itu sudah lama berada di sana dan cukup sering didengarkan, tetapi setelah tahu bagaimana rupa sebenarnya penyanyi lagu itu; setelah sadar bagaimana bagusnya suara penyanyi itu, akhirnya di dalam hati pun, “Oke, sepertinya aku suka orang ini!” Maka sejak saat itu Kyuhyun pun resmi menjadi seorang penyanyi faforit.

Baca entri selengkapnya »

Orang Pandai VS Orang Beruntung, Orang Tidak Pandai VS Orang Tidak Beruntung

Ada dua kelompok. Orang pandai dan orang beruntung.

Sumber Gambar : klik pada gambar.

Saat ujian masuk universitas, orang pandai akan dengan mudah menjawab soal-soal sesulit apapun soal yang keluar, sehingga kemudian dapat diterima di universitas yang diharapkan. Berbeda dengan orang beruntung. Saat ujian masuk universitas, orang beruntung bisa jadi mengalami kesulitan menjawab soal-soal, tetapi karena keberuntungannya itulah entah bagaimana jawaban yang ia tuliskan termasuk ke dalam jawaban yang benar, yang mampu mengantarkannya ke universitas yang ia inginkan pula.

Saat ujian keluar universitas, orang pandai akan dengan mudah menjawab pertanyaan yang diajukan, se-expert siapapun penguji yang hadir dan sehebat apapun jenis pertanyaan yang ditanyakan. Orang pandai akan mengerjakan tugas akhirnya dengan baik, sesulit apapun medan yang ia tempuh, serumit apapun responden dan metode penelitian yang ia pilih.

Berbeda dengan orang beruntung. Saat ujian keluar universitas, orang beruntung bisa jadi akan kesulitan menjawab pertanyaan yang diberikan, tetapi karena keberuntungannya itulah entah bagaimana penguji yang dihadirkan justru menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang sehari sebelumnya sempat ia baca, sehingga ia bisa menjelaskannya dengan baik. Orang beruntung akan mengerjakan tugas akhirnya dengan baik, karena keberuntungannya itulah entah bagaimana medan yang ia tempuh terasa mudah dicapai, responden dan metode penelitian yang ia pilih pun entah bagaimana menjadi sangat koorperatif dan mudah diselesaikan.

Baca entri selengkapnya »

Hangatnya Keluarga di Drama Korea

Sambil santai sejenak di tengah hingar bingar kesibukan mahasiswa tingkat akhir, share tentang drama korea sepertinyanya boleh juga, nih! ^^

FlowerYup, begitu banyak drama dan film korea yang bertebaran alias pating nggletak! Hehehe… Sudah tidak asing lagi melihat drama tersebut entah di internet atau televisi. Dengan cerita yang unik dan menarik, drama korea juga biasa dikemas apik dengan alur yang ‘tertata’ dan episode yang relatif singkat.

Drama korea yang populer, biasanya ber-genre komedi, romance-drama, atau drama mellow yang menguras air mata. Namun, drama dengan genre keluarga, menurut saya pribadi sebenarnya justru terlihat lebih menarik untuk ditonton. Drama ini biasanya melibatkan keluarga kecil seperti ayah, ibu, dan saudara, hingga keluarga besar seperti kakek, nenek, mertua, menantu, kakak/adik ipar, dan sebagainya. Drama semacam ini ceritanya memang lebih komplikatif, tetapi lebih terkesan nyata dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Berikut drama korea ber-genre keluarga yang bisa dijadikan rekomendasi ^^

Baca entri selengkapnya »

“7 Years of Love”, Manis Atau Tragis?

Sumber : Klik pada gambar.

Sumber : Klik pada gambar.

Konsep lirik lagu ini berupa cerita dengan alur maju-mundur. Rasanya seperti membaca novel mini ber-genre romance. Lewat lirik yang relatif pendek, kejadian 7 tahun lalu sukses terbayang hanya dalam durasi menit hingga lagu ini berakhir. Kata-katanya cukup misterius, dan banyak pesan implisit yang setelah tahu artinya menjadi terkesan lebih ‘dalam’. Musiknya yang lembut dan slow, cocok dipadukan dengan liriknya yang halus. Suara sang penyanyi yang bening dan sendu, membuat saya yang mendengarkan sambil menyimak terjemahan liriknya sukses merinding.

Melihat judulnya, cerita dalam lagu ini terkesan manis. 7 Years of Love. Terlihat seperti kisah seseorang yang begitu setia mencintai selama 7 tahun lamanya. Namun apakah mencintai seseorang selama 7 tahun benar-benar semanis itu?

Setelah menyimak lirik lagu ini, mungkin akan terjawab sudah, “7 Years of Love, Manis atau Tragis?”

Baca entri selengkapnya »

Sulitnya “Move On”

Ternyata istilah ‘move on’ bukan cuma identik dengan cinta.

Sumber : Klik pada gambar.

Sumber : Klik pada gambar.

Sedikit berkisah. Dua bulan lalu sebelum memutuskan untuk mengambil liburan di kota kelahiran, mati-matian diriku mengejar ‘setoran’ untuk memanfaatkan sebaik mungkin waktu liburku di sana. Dengan membulatkan tekad, kuberanikan diri saja tanpa tahu malu bertatap muka dengan dosen pembimbing untuk menanyakan topik tugas akhir. Agaknya seperti bukan diriku, yang biasanya cenderung menunggu deadline, tapi kini justru terlihat sedikit ‘giat’.

Oke, disetujui. Aku merasa ini begitu mudah. Aku mulai semangat di awal. Meskipun ada beberapa catatan penting yang masih perlu diperhatikan, aku pun melenggang mantap menuju kampung halaman.

Baca entri selengkapnya »

Dibalik Seribu Kesulitan, Terdapat Seribu Kemudahan

Sumber: Klik pada gambar.

Hari ini merupakan salah satu hari yang menarik bagiku. Mengapa? Karena selain merasa produktif, di hari inilah aku bisa membuktikan bahwa segala sesuatu jika dikerjakan dengan ikhlas dan positif thinking, maka akan berjalan dengan baik. Dan di hari ini pun, aku juga percaya, bahwa pertolongan Allah untuk hamba-Nya tidak pernah jauh tertinggal.

Aku mendapat tugas sebagai salah satu pengepul dan editor laporan pertanggungjawaban seminar salah satu mata kuliahku. Selain itu, aku juga dipercaya memegang semua arsip tugas PKM yang juga merupakan salah satu mata kuliahku. Selain itu, urusan laporan magang rumah sakit-ku, juga belum dapat dibilang selesai karena tiba-tiba diketahui harus ada beberapa revisi meskipun aku sudah mengentaskan tugas tersebut beberapa bulan lalu. Dan kesulitan itu sukses menyapaku dengan sapaan “Halo!” yang begitu hangat! Ketiga tugas besar itu datang bersamaan.

Sudah sejak akhir ujian tertulis di semester ini aku ingin pulang. Melihat banyaknya perubahan-perubahan berarti yang sering kuterima kabarnya dari keluarga. Menghela napas sejenak melepas rindu dengan keluarga tercinta nun jauh di sana. Menagih janji-janji manis yang sempat mereka ucapkan. Dan banyak rencana-rencana lain yang ingin terukir dan hanya bisa dilakukan di sana.

Namun, ketiga tugas keren itu menanti dan singgah bersamaan. Dan kerennya, baru saja pagi tadi aku tersadar bahwa aku semua pengembannya.

Baca entri selengkapnya »

Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP)

*Rangkuman Tinjauan Pustaka HACCP, dalam Laporan Turun Lapangan Semester 4*

Sumber: klik pada gambar

HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) adalah suatu sistem jaminan mutu yang mendasarkan kepada kesadaran atau penghayatan bahwa hazard atau bahaya dapat timbul dari berbagai titik atau tahap produksi tertentu, tetapi dapat dilakukan pengendalian untuk mengontrol bahaya-bahaya tersebut. Kunci utama HACCP adalah antisipasi dari bahaya dan identifikasi titik pengawasan yang mengutamakan kepada tindakan pencegahan daripada mengandalkan pengujian produk akhir.

Sistem HACCP haru dibangun di atas dasar yang kokoh untuk pelaksanaan dan tertibnya GMP (Good Manufacturing Practices) serta penerapan SSOP (Standard Sanitation Operating Procedure). Perbedaan GMP dan SSOP adalah GMP secara luas berfokus dan berakibat pada banyak aspek, baik aspek operasi pelaksanaan tugas yang terjadi di dalam pabriknya sendiri maupun operasi personel. Sedangkan SSOP merupakan prosedur atau tata cara yang digunakan oleh industri untuk membantu mencapai tujuan atau sasaran keseluruhan yang diharapkan GMP dalam memproduksi makanan yang bermutu tinggi dan aman.

Baca entri selengkapnya »

Salah Satu yang Dirindukan

“Di mana pun tempat nanti, pasti ada orang yang baik, yang cuek, yang humoris, yang suka iseng, yang lemah, bahkan yang jahat. Maka usahakanlah kamu menjadi bagian orang yang baik.”

“Orang baik akan selalu dirindukan semua orang.”

Sumber: klik pada gambar.

Dua kutipan di atas adalah kata-kata penyemangat yang diucapkan langsung oleh orang terpenting dalam hidupku, ketika diriku tengah menunaikan tugas besar yang mereka sebut dengan Internship Rumah Sakit.

Hari ini aku kembali dipaksa mengulang kembali momen-momen kegiatan itu. Bagaimana aku harus mencapai tempat yang cukup jauh dari kampus itu. Ditambah lagi, tujuan yang biasa terasa lebih dekat karena bisa ditempuh dengan kereta, hari ini terpaksa kubuat semakin rumit, hanya demi menghemat ongkos kereta yang naik terhitung bulan lalu. Kali ini aku memang tidak melewati lorong-lorong yang biasa kulalui. Namun, menginjakkan kaki kembali di tempat itu, sekilas mampu sukses mengingatkanku kembali akan memori beberapa bulan silam.

Benar kata Mama, orang baik akan selalu dirindukan.

Baca entri selengkapnya »

« Older entries

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.