Hangatnya Keluarga di Drama Korea

Sambil santai sejenak di tengah hingar bingar kesibukan mahasiswa tingkat akhir, share tentang drama korea sepertinyanya boleh juga, nih! ^^

FlowerYup, begitu banyak drama dan film korea yang bertebaran alias pating nggletak! Hehehe… Sudah tidak asing lagi melihat drama tersebut entah di internet atau televisi. Dengan cerita yang unik dan menarik, drama korea juga biasa dikemas apik dengan alur yang ‘tertata’ dan episode yang relatif singkat.

Drama korea yang populer, biasanya ber-genre komedi, romance-drama, atau drama mellow yang menguras air mata. Namun, drama dengan genre keluarga, menurut saya pribadi sebenarnya justru terlihat lebih menarik untuk ditonton. Drama ini biasanya melibatkan keluarga kecil seperti ayah, ibu, dan saudara, hingga keluarga besar seperti kakek, nenek, mertua, menantu, kakak/adik ipar, dan sebagainya. Drama semacam ini ceritanya memang lebih komplikatif, tetapi lebih terkesan nyata dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Berikut drama korea ber-genre keluarga yang bisa dijadikan rekomendasi ^^

Baca entri selengkapnya »

“7 Years of Love”, Manis Atau Tragis?

Sumber : Klik pada gambar.

Sumber : Klik pada gambar.

Konsep lirik lagu ini berupa cerita dengan alur maju-mundur. Rasanya seperti membaca novel mini ber-genre romance. Lewat lirik yang relatif pendek, kejadian 7 tahun lalu sukses terbayang hanya dalam durasi menit hingga lagu ini berakhir. Kata-katanya cukup misterius, dan banyak pesan implisit yang setelah tahu artinya menjadi terkesan lebih ‘dalam’. Musiknya yang lembut dan slow, cocok dipadukan dengan liriknya yang halus. Suara sang penyanyi yang bening dan sendu, membuat saya yang mendengarkan sambil menyimak terjemahan liriknya sukses merinding.

Melihat judulnya, cerita dalam lagu ini terkesan manis. 7 Years of Love. Terlihat seperti kisah seseorang yang begitu setia mencintai selama 7 tahun lamanya. Namun apakah mencintai seseorang selama 7 tahun benar-benar semanis itu?

Setelah menyimak lirik lagu ini, mungkin akan terjawab sudah, “7 Years of Love, Manis atau Tragis?”

Baca entri selengkapnya »

Sulitnya “Move On”

Ternyata istilah ‘move on’ bukan cuma identik dengan cinta.

Sumber : Klik pada gambar.

Sumber : Klik pada gambar.

Sedikit berkisah. Dua bulan lalu sebelum memutuskan untuk mengambil liburan di kota kelahiran, mati-matian diriku mengejar ‘setoran’ untuk memanfaatkan sebaik mungkin waktu liburku di sana. Dengan membulatkan tekad, kuberanikan diri saja tanpa tahu malu bertatap muka dengan dosen pembimbing untuk menanyakan topik tugas akhir. Agaknya seperti bukan diriku, yang biasanya cenderung menunggu deadline, tapi kini justru terlihat sedikit ‘giat’.

Oke, disetujui. Aku merasa ini begitu mudah. Aku mulai semangat di awal. Meskipun ada beberapa catatan penting yang masih perlu diperhatikan, aku pun melenggang mantap menuju kampung halaman.

Baca entri selengkapnya »

Dibalik Seribu Kesulitan, Terdapat Seribu Kemudahan

Sumber: Klik pada gambar.

Hari ini merupakan salah satu hari yang menarik bagiku. Mengapa? Karena selain merasa produktif, di hari inilah aku bisa membuktikan bahwa segala sesuatu jika dikerjakan dengan ikhlas dan positif thinking, maka akan berjalan dengan baik. Dan di hari ini pun, aku juga percaya, bahwa pertolongan Allah untuk hamba-Nya tidak pernah jauh tertinggal.

Aku mendapat tugas sebagai salah satu pengepul dan editor laporan pertanggungjawaban seminar salah satu mata kuliahku. Selain itu, aku juga dipercaya memegang semua arsip tugas PKM yang juga merupakan salah satu mata kuliahku. Selain itu, urusan laporan magang rumah sakit-ku, juga belum dapat dibilang selesai karena tiba-tiba diketahui harus ada beberapa revisi meskipun aku sudah mengentaskan tugas tersebut beberapa bulan lalu. Dan kesulitan itu sukses menyapaku dengan sapaan “Halo!” yang begitu hangat! Ketiga tugas besar itu datang bersamaan.

Sudah sejak akhir ujian tertulis di semester ini aku ingin pulang. Melihat banyaknya perubahan-perubahan berarti yang sering kuterima kabarnya dari keluarga. Menghela napas sejenak melepas rindu dengan keluarga tercinta nun jauh di sana. Menagih janji-janji manis yang sempat mereka ucapkan. Dan banyak rencana-rencana lain yang ingin terukir dan hanya bisa dilakukan di sana.

Namun, ketiga tugas keren itu menanti dan singgah bersamaan. Dan kerennya, baru saja pagi tadi aku tersadar bahwa aku semua pengembannya.

Baca entri selengkapnya »

Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP)

*Rangkuman Tinjauan Pustaka HACCP, dalam Laporan Turun Lapangan Semester 4*

Sumber: klik pada gambar

HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) adalah suatu sistem jaminan mutu yang mendasarkan kepada kesadaran atau penghayatan bahwa hazard atau bahaya dapat timbul dari berbagai titik atau tahap produksi tertentu, tetapi dapat dilakukan pengendalian untuk mengontrol bahaya-bahaya tersebut. Kunci utama HACCP adalah antisipasi dari bahaya dan identifikasi titik pengawasan yang mengutamakan kepada tindakan pencegahan daripada mengandalkan pengujian produk akhir.

Sistem HACCP haru dibangun di atas dasar yang kokoh untuk pelaksanaan dan tertibnya GMP (Good Manufacturing Practices) serta penerapan SSOP (Standard Sanitation Operating Procedure). Perbedaan GMP dan SSOP adalah GMP secara luas berfokus dan berakibat pada banyak aspek, baik aspek operasi pelaksanaan tugas yang terjadi di dalam pabriknya sendiri maupun operasi personel. Sedangkan SSOP merupakan prosedur atau tata cara yang digunakan oleh industri untuk membantu mencapai tujuan atau sasaran keseluruhan yang diharapkan GMP dalam memproduksi makanan yang bermutu tinggi dan aman.

Baca entri selengkapnya »

Salah Satu yang Dirindukan

“Di mana pun tempat nanti, pasti ada orang yang baik, yang cuek, yang humoris, yang suka iseng, yang lemah, bahkan yang jahat. Maka usahakanlah kamu menjadi bagian orang yang baik.”

“Orang baik akan selalu dirindukan semua orang.”

Sumber: klik pada gambar.

Dua kutipan di atas adalah kata-kata penyemangat yang diucapkan langsung oleh orang terpenting dalam hidupku, ketika diriku tengah menunaikan tugas besar yang mereka sebut dengan Internship Rumah Sakit.

Hari ini aku kembali dipaksa mengulang kembali momen-momen kegiatan itu. Bagaimana aku harus mencapai tempat yang cukup jauh dari kampus itu. Ditambah lagi, tujuan yang biasa terasa lebih dekat karena bisa ditempuh dengan kereta, hari ini terpaksa kubuat semakin rumit, hanya demi menghemat ongkos kereta yang naik terhitung bulan lalu. Kali ini aku memang tidak melewati lorong-lorong yang biasa kulalui. Namun, menginjakkan kaki kembali di tempat itu, sekilas mampu sukses mengingatkanku kembali akan memori beberapa bulan silam.

Benar kata Mama, orang baik akan selalu dirindukan.

Baca entri selengkapnya »

Menyikapi Mimpi

Baru saja saya memperoleh pelajaran dan pengetahuan tambahan dari sebuah kata bernama ‘mimpi’. Karena itu, sebagai rasa syukur atas teguran dan tambahan pengetahuan tersebut, maka saya pun ingin menuliskan sesuatu yang berhubungan dengan ‘mimpi’ untuk menambah pengetahuan kita bersama ;)

Mimpi biasa disebut bunga tidur. Kadang kala mimpi yang kita dapatkan adalah mimpi yang baik dan menyenangkan hati kita. Namun, kadang kala mimpi justru menakutkan kita dan membuat kita menerka-nerka sendiri kemungkinan dari dampak mimpi buruk tersebut pada kehidupan kita sesungguhnya. Untuk itulah, Islam pun memaparkan dengan jelas bagaimana sebaiknya seorang muslim menyikapi mimpi yang diperolehnya.

Baca entri selengkapnya »

CERTWIT (Repost from @etikarezkina)

Ada seorang yg sedang berduka. Menyesalkan masa lalu yg awalnya dinilai indah, seketika berubah petaka.. #certwit

 

Berawal dari rasa kagum akan seseorang, yg terlalu baik tiada tara. Membuatnya penasaran, sebenarnya dari apa hatinya terbuat.. #certwit

 

Tuhan pun lalu berikan kesempatan lebih mengenalnya. Semakin mengenal, semakin berasumsilah dia bahwa hatinya terbuat dari ‘emas’.. #certwit

 

Asumsi tersebut pun mengalahkan logika. Kebaikannya pada semua orang, membutakan dia untuk berpikir lebih kritis sesuai nurani.. #certwit

 

Terbuai akan asumsinya sendiri, hati dia terangkat jauh ke langit ketujuh. Menyingkirkan segala probabilitas yg lain.. #certwit

 

Hingga akhirnya, di ujung menit-menit akhir untuk mengenalnya, dia mendapati bahwa Tuhan tengah memperlihatkan bentuk hati tersebut.. #certwit

Baca entri selengkapnya »

Satu Bulan dan Sejuta Bintang

Aku terkesiap pada sebuah catatan kecil di dinding. Beberapa waktu silam yang tak mampu terdefinisi. Catatan yang kembali menorehkan ucap penuh keluhan, “Ah, lagi-lagi orang-orang baru yang tak kukenal.”

Semester demi semester memang selalu terlewati oleh orang-orang baru tak kukenal dekat yang harus terpaksa menjadi rekan bersuka duka dalam satu ruang dan waktu. Tidak seperti teman lain yang dapat (paling tidak) mempunyai satu orang sahabat dekat dalam satu tim. Aku selalu bersama dengan orang-orang baru. Orang-orang asing yang sebelumnya mungkin tidak pernah kulempari senyum. Sampai orang-orang asing yang akhirnya mampu memberiku beberapa pengalaman beharga hingga membuatku tergerak memberikan sesuatu kepada mereka semua di semester yang keempat…

Termasuk juga kalian.

Orang-orang asing yang juga akhirnya berhasil mencuri kepingan-kepingan hatiku. Orang-orang asing di semester yang keenam…

Baca entri selengkapnya »

‘Berbicara’ dengan Allah

Mungkin postingan ini berhubungan dengan postingan sebelumnya yang sangat singkat. Ya, ketika tidak ada seorang pun yang dapat dan mau mendengarkan kita, mungkin saat itu Allah sedang ingin hanya kepada-Nya lah kita ‘berbicara’. Hanya kepadanya-Nya lah kita mengadu dan membagi kisah. Namun, bagaimanakah caranya ‘berbicara’ dengan Allah?

Seharusnya semua orang tahu bahwa Allah SWT adalah Maha Mendengar. Tidak ada satu suara pun yang luput, bahkan suara dan bisikan hati kecil sekali pun. Suara yang masih tertambat erat di bibir, maupun yang tersembunyi dalam di dasar hati. Semuanya Allah tahu. Tanpa terkecuali.

Baca entri selengkapnya »

« Entri lama

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.