Di Balik Layar Lost in Vietnam, Mui Ne I’m in Love!

Masih di Dalat

Usai hari yang berat kemarin, saya mencoba menata hati dan memutuskan untuk terus menikmati sisa liburan ini. Rasanya sayang banget jauh-jauh datang ke sini hanya untuk galau dan bersedih hati, hihihi. Pagi-pagi kami sudah siap untuk melanjutkan perjalanan ke Mui Ne, dengan bus yang sudah kami pesan sebelumnya. Kata Mister U yang kepo ke resepsionis, kami akan dijemput di gusthouse ini sekitar pukul 07.15 waktu setempat.

Fairy Stream, Mui Ne. (took by Mister I and owned by @zakiyahnurunnisa).

Fairy Stream, Mui Ne. (took by Mister I and owned by @zakiyahnurunnisa).

Tepat waktu. Jam 07.15 petugas bus sudah meminta kami segera naik ke dalam bus. Setelah (agak rempong) mengurus administrasi penginapan, kami pun langsung naik bus. Bukan sleeper bus, ini hanya bus biasa yang sekelas dengan bus eksekutif, and of course, nyaman banget! Bangku 2-2, ber-AC, dan ada TV serta DVD. Kalau tidak salah tarifnya sekitar 150.000 VND. Rupanya banyak bule-bule juga yang ikutan naik bus ini untuk menuju Mui Ne. Anyway, perjalanan dari Dalat ke Mui Ne ini memakan waktu sekitar 3 jam.

Catatan: Ini adalah tulisan tentang detail perjalanan dan pengalaman pribadi penulis yang diulas secara lengkap dan panjang lebar. Untuk referensi perjalanan secara singkat, silakan kunjungi “Rangkuman Perjalanan Lost in Vietnam”😉

Baca entri selengkapnya »

Di Balik Layar Lost in Vietnam, Dalat I’m in Love!

Dalat, Vietnam

Perjalanan dari kota Ho Chi Minh ke Dalat menghabiskan waktu sekitar 5 sampai 6 jam. Kami sampai di Dalat sekitar pukul tiga dini hari. Usai beberes dan mengenakan sepatu kembali untuk keluar dari bus… brrrrrr!!! Ternyata di luar dingin banget!!! Sebelumnya kami memang sudah sempat searching-searching kalau udara di Dalat ini dingin, tetapi mungkin karena pengaruh bangun tiba-tiba di pagi-pagi buta dan belum banyak persiapan, udara dingin langsung berasa menusuk-nusuk tulang meskipun kami semua sudah pakai jaket.

DSC_0043_1

Bunga berbentuk bendera Vietnam di Dalat Flower Park. (dokumen pribadi)

Oh ya, kami diturunkan di suatu tempat yang sepertinya adalah terminal. Namun, mungkin karena pagi-pagi buta itu, tempat ini masih terlihat sepi dan suram. Hanya terlihat beberapa supir taksi yang menawarkan jasanya. Alhamdulillah, kami sempat searching tentang angkutan yang bisa kami pakai dari tempat ini menuju hotel. Yaitu mobil minibus yang bentuknya mirip-mirip dengan minibus yang mengantarkan kami semalam dari agen Phuong Trang menuju terminal. Saya dan Mister I lalu menanyakan kepada salah satu bapak supir minibus tadi—yang tentu saja awalnya dia nggak ngerti kami ngomong apaan. Setelah ditunjukkan nama dan alamat hotel yang kami maksud, dan bertanya sebelumnya apakah ini free, lantas dia pun menjawab free sambil membukakan pintu dan membantu kami mengangkut barang ke dalam mobil. Yeay! Alhamdulillah!😀

Catatan: Ini adalah tulisan tentang detail perjalanan dan pengalaman pribadi penulis yang diulas secara lengkap dan panjang lebar. Untuk referensi perjalanan secara singkat, silakan kunjungi “Rangkuman Perjalanan Lost in Vietnam”😉

Baca entri selengkapnya »

Di Balik Layar Lost in Vietnam, Ho Chi Minh I’m in Love!

Pada pertengahan Maret 2016 lalu, saya berkesempatan untuk menginjakkan kaki, menapaki, sekaligus mengagumi sisi lain bumi Allah. Pilihan Vietnam, lebih tepatnya Ho Chi Minh City, awalnya tertuju karena adanya tiket pesawat promo yang kami beli sekitar setahun yang lalu. Namun, diskusi rencana perjalanan yang lebih matang, termasuk pembelian tiket kepulangan, baru kami lakukan sekitar satu bulan menjelang keberangkatan. Yang membuat saya penasaran dan bersemangat adalah, rencana perjalanan tersebut disusun sedemikian rupa, sehingga hanya dalam waktu 5–6 hari tersebut kami bisa mengunjungi 3 negara ASEAN sekaligus. Secara garis besar, persinggahan kami adalah Malaysia, Vietnam (Ho Chi Minh, Dalat, Mui Ne), dan Singapura.

Jalanan Ho Chi Minh di depan Reunification Palace.  (dokumen pribadi).

Jalanan Ho Chi Minh di depan Reunification Palace.
(dokumen pribadi).

Menurut saya, ini adalah salah satu perjalanan yang unik dan berkesan. Pertama, ini adalah pertama kalinya saya berpetualang jauh ke negeri orang yang notabene-nya benar-benar asing dan sangat baru bagi saya, baik dari segi astronomis, geografis, bahasa, budaya, termasuk juga agama. Kedua, saya pergi ke sana bersama orang-orang baru yang belum pernah saya temui sebelumnya. Dari empat orang yang pergi bersama, satu-satunya orang yang sudah saya kenal sebelumnya hanyalah seorang sahabat perempuan yang selalu satu sekolah dan kampus sejak SMP. Dua cowok kembar yang lain baru bertemu satu bulan menjelang hari H, dan seorang cowok lagi bahkan baru bertemu di TKP alias sesampainya di Ho Chi Minh. Dua hal baru dan asing tersebut cukup menjadi tantangan saya, di tengah kehidupan saya yang serba monoton. Alhasil, kejadian unik dan berkesan yang terjadi selama perjalanan ini benar-benar menjadi salah satu pengalaman beharga yang pernah saya miliki.

Catatan: Ini adalah tulisan tentang detail perjalanan dan pengalaman pribadi penulis yang diulas secara lengkap dan panjang lebar. Untuk referensi perjalanan secara lebih singkat, silakan kunjungi “Rangkuman Perjalanan Lost in Vietnam”😉

Baca entri selengkapnya »

Rangkuman Perjalanan Lost in Vietnam

Salah satu foto candid dan momen faforit saya, yaitu saat kami "menggelandang" dan berjalan kaki mengitari kota Saigon (Ho Chi Minh). Captured and owned by one of our friend, Mister U. Thanks for a nice pict ^^

Salah satu foto candid dan momen faforit saya, yaitu saat kami “menggelandang” dan berjalan kaki mengitari kota Saigon (Ho Chi Minh).
Captured and owned by one of our friends, Mister U. Thanks for a nice pict ^^

Ini adalah rangkuman perjalanan selama 6 hari pada pertengahan Maret 2016 lalu, dengan rute persinggahan MalaysiaVietnam (Ho Chi Minh, Dalat, Mui Ne)—Singapura. Kami pergi berlima, dua orang cewek dan tiga orang cowok. Tiket pemberangkatan dibeli dengan harga promo sekitar setahun yang lalu, sedangkan tiket kepulangan baru dibeli sekitar sebulan sebelum hari H. Dari CGK kami berangkat hanya berempat karena seorang lagi menyusul dan langsung bertemu di Vietnam nanti.

Perjalanan menuju bandara CGK saya awali sendiri dari Stasiun Gambir dengan menggunakan Bus Damri bertarif Rp 40.000 selama sekitar satu jam, yaitu berangkat pukul 17.00 dan sampai pada pukul enam lebih. Waktu boarding adalah pukul 20.25 sehingga sebenarnya di bandara masih ada waktu untuk shalat, makan, dan santai-santai (tapi kami hanya sempat shalat karena satu dan lain hal). Pesawat yang kami gunakan adalah Air Asia tujuan KLIA.

Hari Pertama, Malaysia

Kami sampai di KLIA menjelang tengah malam. Lapar karena belum sempat makan malam, kami memutuskan makan malam di KFC yang ada di dalam bandara. Menu paket standar, yaitu paha goreng dan minum (tanpa nasi), dipatok seharga 4,6 MYR. Usai makan, kami mencari spot untuk istirahat, yaitu di dalam Mushola yang ada di dekat KFC itu. Di dalam Mushola kami bisa tidur (saat itu tidak terlalu ramai, tapi banyak pula akhwat yang tidur di sana). Ruangan di sini sangat dingin sehingga disarankan menyiapkan jaket dan selimut tipis/kain bali/pashmina.

Baca entri selengkapnya »

Bicara Tentang Baper

Suatu saat ketika masih kuliah, saya merasa tidak enak badan. Akhirnya, saya terpaksa tidak masuk kuliah pagi dan memilih untuk tidur sebentar di kosan. Menjelang siang, tiba-tiba saya merasa sayang untuk melewatkan jam kuliah sore. Karena sudah lebih segar usai istirahat tadi, saya pun memutuskan untuk berangkat kuliah sore.

Pada forum diskusi, beberapa teman sekelompok sempat menanyakan mengapa saya tidak masuk kuliah pagi. Sakit. Bisa jadi jawaban itu terdengar sangat klasik untuk suatu alasan bolos kuliah. Buktinya, saat pembagian tugas kelompok, beberapa anggota tidak terlalu peduli dengan keadaan saya. Sampai akhirnya, tiba-tiba seorang pria berkata, “Dia sama aku aja ngerjain tugas yang gampang. Dia, kan, lagi sakit.”

Baper? Bisa jadi.

Baca entri selengkapnya »

Kajian Tauhiid Bulan November Bersama Aa Gym

Tanggal 8 November 2015 yang lalu, di Masjid istiqlal kembali digelar Kajian Tauhiid yang seperti biasa diisi langsung oleh Aa Gym. Karena datang agak terlambat, saya tidak sempat menyimak paparan ustad yang mengisi sebelumnya, dan hanya sempat mendengarkan pemaparan Aa Gym di bagian akhir acara. Meskipun terbilang terlambat, berikut rangkuman yang saya coba tulis kembali. Siapa tahu bisa sedikit bermanfaat.

Ilmu merupakan salah satu hal yang harus kita miliki. Sebagai umat Islam, tentunya ilmu yang sangat wajib kita miliki adalah ilmu tentang keislaman. Ada 3 macam ilmu islam yang harus dipelajari, yaitu (1) ilmu akidah, (2) ilmu syariat, dan (3) ilmu akhlak.

Ilmu akidah merupakan ilmu yang bertujuan sebagai pegangan hidup. Ilmu akidah ini akan mengantarkan seseorang kepada keimanan. Ilmu akidah ini diibaratkan dengan contoh berikut. Saat kita akan pergi ke Bandung dari Jakarta, tentu ada bermacam kendaraan yang bisa kita pilih sebagai “pegangan” dalam perjalanan kita. Ada bus, kereta, motor, mobil, atau mungkin dengan kaki sendiri. Kendaraan itu yang diibaratkan sebagai ilmu akidah. Karena tanpa kendaraan tersebut, mustahil rasanya kita bisa sampai ke tempat tujuan. Sama seperti tujuan kita menuju ridho-Nya, kita tentu perlu suatu “kendaraan” bernama akidah. Ilmu akidah ini tercermin dalam enam rukun iman. Tidak hanya sekadar hapal, tetapi juga memahami dan mengimani di dalam hati, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Baca entri selengkapnya »

CimoryRiverside yang Tak Sesuai Harapan dan Taman Matahari yang Gagal!

Sejak kuliah dan berkenalan dekat dengan salah satu teman dari seberang pulau, kupikir hanya saat bersamanya akan terjadi banyak kekonyolan. Namun, ternyata tidak demikian karena setelah kerja dan berkenalan dekat lagi dengan salah satu teman dari daerah “timur”, kekonyolan juga masih sering terjadi.

Karena sama-sama perantau yang hampir selalu bosan di tiap akhir pekan jika hanya mendekam di dalam kamar, Jumat itu secara mendadak kami memutuskan untuk jalan-jalan esok harinya. Mendadak. Tujuannya adalah Bogor, yang anggap saja terjangkau dan murah meriah untuk kami yang sedang super hemat. Karena saat itu di Instagram sedang cukup tren foto-foto di CimoryRiverside, mendadak kami pun memutuskan ke sana.

Bahkan sejak awal janjian pun kami sudah terbilang konyol. Jam 7 pagi, tapi bukan untuk ketemu, melainkan untuk sama-sama masuk ke kamar mandi. Yah, begitulah kami. Janjian yang cukup unik, bukan? Anggap saja iya.

Baca entri selengkapnya »

Bukan Untuk Saling Mencinta

Aku pertama kali bertemu dengannya pada pertengahan tahun 2003. Sayangnya, aku nggak pernah ingat bagaimana momen pertama kali pertemuan dan perkenalan itu. Yang aku ingat, ia adalah anak yang jahil saat itu, tapi juga lucu. Kalau boleh jujur, sebenarnya leluconnya sama sekali nggak lucu. Tapi, entah kenapa aku hampir selalu tertawa saat melihatnya tertawa. Tawanya bagai virus penyakit yang secara cepat langsung menular kepadaku.

Aku nggak begitu ingat momen-momen apa yang mengiringi perjalanan perkenalan kami. Aku hanya ingat momen saat meminta alamat rumah dan nomor teleponnya untuk suatu data. Waktu itu, saat kusodorkan buku itu, ia tengah berdiri di tepi pintu. Tulisannya ternyata jelek. Entah karena terburu-buru atau karena cara menulisnya yang hanya dialasi dengan telapak tangan. Dan aku seolah tak mau tahu, ketika ternyata alasannya adalah karena ia merasa gugup di depanku.

Baca entri selengkapnya »

Seminar Gizi Nasional: Investasi Gizi Sebagai Jawaban Tantangan Kesehatan Indonesia

Hari Sabtu, 31 Oktober 2015 lalu, ada sebuah acara yang digelar di Auditorium RIK UI pukul 09.00–14.00 yang bertajuk Seminar Gizi Nasional: Investasi Gizi Sebagai Jawaban Tantangan Kesehatan Indonesia. Seminar ini diisi oleh dua orang Pembicara Utama, yaitu (1) Prof. dr. Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M selaku Menteri Kesehatan Indonesia yang diwakilkan oleh Bapak Anung, tentang Investasi dalam Bidang Gizi Sebagai Komponen Penting dalam Pembangunan di Indonesia; dan (2) Dr. Surya Chandra Surapaty, MPH, PhD selaku Kepala BKKBN yang diwakilkan oleh Ibu Rahayu, tentang Kesiapan Indonesia dalam Menghadapi Bonus Demografi.

Para Panelis dan Moderator pada Seminar Gizi Nasional 2015

Para Panelis dan Moderator pada Seminar Gizi Nasional 2015

Selain itu, ada juga empat orang panelis, yaitu (1) Ir. Doddy Izwardy, MA selaku Direktur Bina Gizi Kemenkes RI, yang memaparkan tentang Strategi Indonesia dalam Pencapaian Target World Health Assembly 2025; (2) Dr. Lily S. Sulistyowati, MM selaku Direktor Pengendalian PTM Dirjen PPPL yang diwakilkan oleh Ibu dr. Lily Banonah Rivai, yang membahas tentang Pencegahan PTM dalam Pendekatan Daur Kehidupan; (3) Safarina Malik, DVM., MS., PhD selaku Perwakilan dari Lembaga Biologimolekuler Eijkman yang memaparkan tentang Interaksi Zat Gizi dan Gen: Suseptibilitas PTM dan Upaya Pencegahannya dari Sudut Nutrigenomik; serta (4) Ir. Lilis Nuraida dari Institut Pertanian Bogor (IPB) tentang Pemanfaatan Pangan Fungsional dalam Pencegahan dan Penanggulangan PTM.

Baca entri selengkapnya »

Hikmah Mangkuk Pecah

Ada salah satu mangkuk di lemari saya yang terbilang jarang digunakan. Mangkuk itu dibiarkan tersimpan bersih karena memang hanya digunakan sesekali. Namun suatu hari saya pun menggunakan mangkuk tersebut. Sayangnya, usai makan malam, saya justru tertidur kelelahan dan tidak sempat mencuci mangkuk yang baru saja digunakan itu. Parahnya, esok paginya saya malah keasyikan nyuci baju hingga lupa waktu, dan ujung-ujungnya malah lupa mencuci mangkuk tersebut. Saya biarkan dia kotor, sementara saya berangkat ke kantor. Meninggalkan dia seorang diri.

Sepulangnya dari kantor, barulah saya menyempatkan diri mencuci mangkuk tersebut. Seperti ritual mencuci peralatan makan pada umumnya, setelah diberi air dan dibiarkan basah sebentar, mangkuk itu pun dibersihkan dengan spons lembut yang sudah diberi cairan pencuci piring. Gosok-gosok sebentar, dan setelah merasa nggak ada lagi kotoran yang menempel, mangkuk itu pun siap dibilas. Namun, apa yang terjadi? Tiba-tiba mangkuk itu terlepas dari tangan dan… pecah.

Baca entri selengkapnya »

« Older entries

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.