Bukan Demi Pundi-Pundi

Sekarang ini, bisnis online sedang cukup populer. Saya masih ingat ketika pertama kali memutuskan untuk turut serta terjun di dalamnya hampir satu tahun yang lalu. Tidak berani “jalan sendiri”, akhirnya sempat mengajak teman sana-sini untuk bekerja sama. Namun, kesulitan membagi ruang dan waktu sering menjadi alasan klise hingga akhirnya rencana hanya tinggal rencana. Sampai akhirnya bertemulah dengan partner yang paling memungkinkan diajak kerja sama.

Waktu itu usai jam pulang kantor. Kami berdua mampir ke mall dekat kantor sekalian makan malam bersama. Saya masih ingat menu apa yang kami pesan. Mie hot plate. Di situ kami mulai berbincang. Kami memilih untuk menjual produk-produk muslimah, seperti khimar, gamis, atau apapun yang bersifat syar’i. Fokus pertama adalah pada khimar segiempat setelah kami tentukan supliernya. Tak lupa kami pun memilih nama untuk olshop kami. Pada akhirnya, nama “Purika” pun terpilih, singkatan alay dari Putri dan Etika.

Read the rest of this entry »