“Sakura Biyori”, Musim Sakura yang Penuh Kenangan…

Ada salah satu lagu soundtrack anime yang menjadi faforit saya. Lagu ini bertempo lembut dengan lirik yang mampu membangkitkan imajinasi akan suasana di balik lagu tersebut. Suasana yang sampai saat ini memang hanya bisa ada di dalam imajinasi lantaran belum adanya kesempatan untuk merasakannya secara langsung. Sakura biyori, sayangnya tidak ada di Indonesia…

Saya sangat menyukai bunga-bunga, dan salah satu bunga faforit saya adalah bunga sakura. Suasana yang paling ingin saya rasakan adalah berjalan di antara barisan pohon sakura, yang angin lembut di sekitarnya mampu menerbangkan kelopak bunga tersebut dan menyentuh wajah saya dengan lembut. Sebagai contoh, suasana semacam itu terdapat pada movie Detektif Conan ke-7, Crossroad in the Ancient Capital. Pada film tersebut, banyak sekali latar sakura yang indah sehingga film itu menjadi salah satu film faforit saya selain karena ceritanya yang juga bagus.

Lagu soundtrack anime tersebut juga demikian. Dengan nada yang lembut, lagu itu mampu membangkitkan imajinasi saya tentang suasana yang paling ingin saya rasakan tersebut. Lagu berjudul “Sakura Biyori” yang dinyanyikan oleh Hoshimura Mai dan menjadi ending song anime Bleach ini, mengambil latar “musim sakura” yang terbayang indah dalam imajinasi saya. Namun, sayangnya kisah di balik lirik lagu ini sebenarnya tidak seindah latar suasana lagu tersebut. Lirik lagu ini seakan tengah berkisah tentang masa lalu yang begitu indah dan telah pergi, kemudian “sang penyanyi” telah tersadar untuk meninggalkan masa lalu tersebut dan kembali melangkah maju.

Sakura Biyori”, “musim sakura” yang penuh kenangan…

Read the rest of this entry »

Advertisements